ArtikelOpini

Tanah Abangnya Palembang

Siapa yang tidak kenal Pasar 16 Ilir? Belum lengkap rasanya jika tidak singgah ke tempat ini ketika berada di Kota Palembang. Pusat belanja termurah dan terlengkap di Sumatera Selatan. Keberadaan Pasar 16 Ilir sudah sejak tahun 1821. Sejak zaman kerajaan terdahulu, Sumatera Selatan terkenal dengan kegiatan perdagangannya. Letak pasar ini berada di Jalan Pasar 16 Ilir No. 53 Kecamatan Ilir Timur 1 Kota Palembang, di pinggiran sungai Musi.

Di pasar permanen ini dapat kita jumpai ruko, los, dan lapak dalam satu lokasi yang sudah disediakan. Barang-barang yang disediakan para pedagang pun beraneka ragam. Dari yang bermerek hingga barang tiruan atau KW. Tentu saja harga yang ditawarkan pun beraneka ragam. Kita bisa menyesuaikan sesuai keadaan kantong masing-masing. Namun, diperlukan keahlian menawar yang baik. Tawar-menawar akan memberikan keuntungan bagi kita yang menginginkan kualitas barang bagus dengan harga yang miring.

Semua barang yang akan kita cari sudah dipastikan tersedia di Pasar 16 Ilir. Mulai dari peralatan dapur, hingga kecantikan, terutama tekstil atau pakaian, ini akan sangat menjamur kita dapati. Eceran maupun grosir, pedagang siap melayani.  Aktivitas jual beli tidak pernah sepi. Pasar 16 buka setiap pukul tujuh pagi hingga empat sore. Di waktu tertentu, seperti hari libur nasional atau menjelang hari raya, pasar ini melayani hingga pukul sembilan malam.

Pasar ini terdiri dari 4 lantai. Lantai dasar merupakan tempat menjual pernak-pernik dan  perhiasan sebagai oleh-oleh khas Palembang. Di lantai 2 akan kita temui tempat menjual pakaian anak-anak hingga dewasa. Lantai 3 dapat ditemui barang-barang seperti tas, sepatu, dompet, jilbab, dll. Lantai paling atas menjual berbagai barang bekas (BJ). Di pasar tersebut juga terdapat tempat parkir yang luas dengan sistem waktu dan keamanan.

Sebagai tujuan wisata belanja, tentu menjadikan Pasar 16 sebagai salah satu ikon Kota Palembang. Letak yang strategis dekat dengan Jembatan Ampera, Masjid Agung, Benteng Kuto Besak (BKB), Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), dll. Tentu saja hal ini akan semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Pasar 16. Bukan hanya berburu belanja saja, tetapi bisa sambil berwisata rohani di Masjid Agung dan belajar sejarah di BKB  dan Monpera.

Penulis: Fatta Sofiana S

Editor: Dinar Wahyuni

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *