Opini

Sukses Bukan Sebatas IPK Bagus

Apakah kamu sudah menerima hasil studimu semester ini? Bagaimana perolehan Indeks Prestasi Semester (IPS) dan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang kamu dapatkan? Apakah memuaskan atau bahkan mengecewakan?

Ambisi untuk mendapat nilai tinggi memang menjadi dambaan setiap orang. Nilai yang tinggi dapat merepresentasikan prestasi kita selama satu semeter belajar. Nilai yang tinggi juga digadang-gadang memudahkan kita untuk mendapatkan pekerjaan yang baik di dunia kerja nantinya.

Pernyataan seperti itu tidak sepenuhnya salah, karena untuk mendapatkan pekerjaan yang layak memang mensyaratkan standar tertentu. Apabila nilai yang kita miliki memenuhi atau di atas standar yang ditentukan, bukan tidak mungkin kita dapat lolos ke tahap selanjutnya.

Pada hakikatnya, nilai atau angka yang kita dapat di setiap semester, baik tinggi-rendah atau besar-kecil, merupakan perwujudan dari ukuran kemampuan diri kita. Namun, nyatanya di dunia kerja nantinya tidak sebatas IPK yang dipertanyakan. Banyak hal yang perlu kita penuhi atau miliki agar kita dapat menjadi pertimbangan untuk menempati sebuah jabatan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim, pernah mengatakan bahwa ada tiga hal ternyata yang tidak terlalu berpengaruh terhadap kesuksesan, yaitu Nilai Ebtanas Murni (NEM), IPK, dan rangking. Menurutnya, ketiga konsep tersebut tidak relevan terhadap kesuksesan seseorang.

Ia juga menyatakan bahwa pernyataannya tersebut didukung oleh riset yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan survei terhadap 733 Millioner di Amerika Serikat. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan nilai (NEM, IPK dan rangking) berada di urutan ke-30 faktor sukses, Intelligence Quotient (IQ) pada urutan ke-21, dan bersekolah di universitas atau sekolah favorit di urutan ke-23.

Dari hasil riset Stanley tersebut mengungkapkan bahwa kesuksesan dapat dicapai dengan kejujuran, disiplin, mudah bergaul, dukungan pendamping, kerja keras, kecintaan pada yang dikerjakan, kepemimpinan, kepribadian kompetitif, hidup teratur, dan kemampuan menjual ide. Dapat disimpulkan bahwa untuk sukses hal yang perlu kita miliki adalah Softskill.

Nilai yang baik memang dibutuhkan untuk mempermudah kita dalam hal pendaftaran pekerjaan, namun berfokus untuk mengejar nilai akademik juga hanya akan menjerumuskan kita pada ketidak tahuan akan dunia sosial. Seimbangkan kemampuan akademik dan sosial agar kata sukses dapat kita dapatkan. Terlepas dari kapan sukses itu akan kita raih, setidaknya kita sudah dalam tahap menuju sukses itu dengan mempersiapkan diri kita sebaik mungkin.

Penulis : Royan Dwi Saputra
Editor: Desi Rahma S

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!