Berita

Setelah Lalui Proses Pelik, KPU Tetapkan Paslon Terpilih

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA. CO – Setelah serangkaian proses Pemilihan Umum Raya (Pemira) Universitas Sriwijaya (Unsri), Selasa( 30/10), akhirnya terpilih Pasangan calon nomor urut 1, yaitu Ni’matul Hakiki Awan dan Rahmatio Adi Guna sebagai Presma dan Waparesma Unsri 2018-2019 dengan jumlah suara sah yaitu 5767. Pasangan nomor urut 1 mengungguli pasangan calon nomor urut 2, yaitu Rizki Agus Saputra dan Eko Wahyudi dengan 3871 suara sah.

Keputusan diperoleh pada Rapat Pleno Terbuka, yang membahas Rekapitulasi Perhitungan Suara Calon Presma dan Wapresma yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Unsri. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 1 Student Center Unsri. Rapat ini dihadiri oleh seluruh ketua TPS tiap Fakultas, Paslon nomor urut 1 dan 2, serta Ketua Umum DPM KM Unsri.

Terdapat kendala yang cukup pelik selama proses rekapitulasi suara ini, seperti terdapat kelebihan surat suara yang jumlahnya tak secara transparan dilaporkan. Kemudian ada beberapa perbedaan hasil pencatatan di berita acara dan rekapan secara umum.

Darul Kutni, Ketua KPU Unsri menyampaikan permohonan maaf atas beberapa kekeliruan yang terjadi di lapangan.

“Untuk selanjutnya, kami akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Namun, kami telah mengusahakan yang terbaik untuk Pemira kali ini, kritik dan saran sangat kami terima untuk membangun KPU kedepannya.” Ujarnya

“Terdapat profesional dan kerjasama tim kurang terkonsolidasi. Konteks Pemira bukan siapa yang kalah atau menang, tetapi bagaimana yang terpilih menjalankan amanah kedepannya. Saran saya, KPU harus membuat strategi yang baik untuk menyampaikan informasi terkait Pemira ke mahasiswa agar tidak terjadi penghambatan sosialisasi dan berkurangnya beberapa kekeliruan yang telah terjadi.” Tutur Ni’matul Hakiki Awan, Presma Unsri terpilih.

Ungkapan kekecewaan juga dirasakan oleh pasangan nomor urut 2. Mereka menyayangkan kekeliruan yang terjadi pada saat penyelenggaraan Pemira. Mulai dari proses pemilihan komisioner KPU, kemudian terjadi gerakan yang kurang maksimal di tiap fakultas.

“Harapan kami, KPU kedepannya bisa lebih profesional, berintegritas, transparan, dan bertanggung jawab atas apapun yang berkaitan tentang keputusan,” ungkap Rizki Agus Saputra.

“Kami menitipkan narasi semoga visi misi serta program kerja yang kami sampaikan dibawa oleh Paslon terpilih. Kami dari poros baru, akan terus mengawal gerakan-gerakan rekan Paslon 1. Menang kalah hal biasa. Selanjutnya, kami akan menjadi oposisi yang kritis dilingkungan Unsri. Intinya kami terima apa yang telah disepakati. Kami berharap kepengurusan ini bisa lebih efektif dan lebih terbuka.” Tutup Rizki.

Sebagai Pasangan Presma dan Wapresma terpilih, Ni’matul Hakiki Awan juga menyampaikan upaya yang akan dilakukan untuk membawa nama baik Unsri. Sesuai dengan Visi mereka, yakni gerak bersama. Keduanya akan merangkul pihak yang sudah peduli. Dengan harapan, yang peduli bisa merangkul teman-teman yang belum peduli agar ikut bangkit membangun dan peduli kampus, serta dapat memberikan perubahan.

Penulis: Msa

Editor: Ire

 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!