Life Style

Resep Kue Perut Punai, Kuliner Khas Bumi Rafflesia

Dari namanya saja, kue Perut Punai sudah sangat unik. Kue ini juga memiliki bentuk yang menarik, seperti perut burung Punai, serta rasa yang sangat lezat. Ada dua varian rasa yang ditawarkan kue Perut Punai: rasa manis berbalut gula aren dan rasa asin gurih adonan tepung.

Kue Perut Punai merupakan salah satu makanan khas Bengkulu, dan sangat banyak dikonsumsi oleh masyarakat Bengkulu. Tidak susah menjumpai kue ini, karena banyak dijual di toko oleh-oleh di pinggir jalan kota Bengkulu. Kue ini masih termasuk jenis kue kering tepung beras yang digoreng. Kue ini juga mirip dengan kue Perut Ayam khas Jawa, hanya saja ukuran kue Perut Punai lebih kecil dibandingkan kue Perut Ayam. Kue perut punai cocok dimakan dengan kopi ataupun teh hangat. Berikut resep kue Perut Punai.

Bahan:

  • 375 gram tepung beras
  • 100 gram keju parut
  • 75 gram margarin
  • 175 ml air

Bahan lapisan/besta/karamel :

  • 200 gram gula aren, sisir halus
  • 100 cc air

Cara membuat:

  1. Campur tepung beras, keju parut, dan garam, aduk rata,
  2. Masukkan telur, margarin, dan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga berbentuk adonan,
  3. Ambil sedikit adonan, bentuk lingkaran dengan kedua telapak tangan,
  4. Masukkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam wajan berisi minyak dingin,
  5. Panaskan minyak berisi adonan yang sudah dibentuk,
  6. Goreng hingga berwarna kuning kecokelatan,
  7. Angkat, tiriskan.

Cara membuat lapisan Perut Punai:

  1. Didihkan gula aren dan air hingga kental,
  2. masukkan kue yang sudah digoreng ke dalam campuran gula aren dan air,
  3. Aduk cepat hingga tercampur rata,
  4. Angkat,
  5. Sajikan atau kemas dalam plastik makanan yang tebal agar tahan lama dan tetap renyah.

Penulis: Annisa Ayu Lestari

Editor: Dinar Wahyuni

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *