ArtikelOpini

Program Belajar dari Rumah Melalui TVRI

Di tengah maraknya pandemi Covid-19, berbagai elemen diliburkan untuk memutus rantai penyebaran virus ini, tak terkecuali di bidang pendidikan. Sekolah dan perguruan tinggi melakukan sistem belajar mengajar via daring. Namun, terdapat beberapa permasalahan yang terjadi, yakni tidak semua siswa mempunyai alat yang bisa digunakan untuk belajar daring seperti ponsel atau laptop, tidak semua wilayah memiliki jaringan internet yang lancar, keterbatasan dana untuk membeli kuota internet, atau masalah lainnya.

Orang tua sebenarnya diharapkan dapat membimbing anak-anak mereka saat belajar di rumah, tapi tidak dapat dipungkiri semua orang tua belum tentu memiliki kemampuan untuk menjadi seorang guru. Selain itu, pekerjaan orang tua yang dibawa ke rumah juga menjadi beban berat tersendiri bagi orang tua. Hal tersebut menjadi salah satu alasan tidak efektifnya belajar di rumah.

Di tengah keresahan-keresahan seperti ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat sebuah program Belajar dari Rumah melalui Televisi Nasional Republik Indonesia (TVRI). Program besutan Kemendikbud ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi dan dapat membantu siswa agar lebih efektif belajar di rumah.

Program tersebut akan tayang selama 3 bulan ke depan dan diperuntukkan bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain untuk siswa, program ini juga diperuntukan untuk orang tua dan guru.

Jadwal Belajar dari Rumah adalah sebagai berikut :

Senin – Jumat
08.00 – 08.30 WIB | PAUD dan sederajat
08.30 – 09.00 WIB | SD kelas 1-3 dan sederajat
09.00 – 10.30 WIB | SD kelas 4-6 dan sederajat
10.30 – 11.00 WIB | SMP dan sederajat
14.00 – 14.30 WIB | SMA/SMK dan sederajat
14.30 – 15.00 WIB | pengasuhan dan pendidikan anak
19.00 – 23.30 WIB | film Indonesia terbaik

Sabtu – Minggu
08.00 – 23.30 WIB | tayangan kebudayaan dan film Indonesia terbaik

Program Belajar dari Rumah melalui TVRI ini memang ide yang patut diapresiasi, namun TVRI perlu menyajikannya dengan lebih menarik perhatian masyarakat serta siswa.

Penulis : Fatmawati
Editor : Royan Dwi Saputra

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!