Berita

PK2 2018 Ajak Masyarakat Cintai Tanjak

INDRALAYA,GELORASRIWIJAYA.CO- untuk menyambut Mahasiswa Baru (Maba) Angkatan 2018,  Universitas Sriwijaya (Unsri) menyelenggarakan agenda perkenalan kehidupan kampus (PK2) yang dilaksanakan di kampus Unsri Indralaya pada Rabu(1/8).

Agenda PK2 sekaligus menjadi ajang untuk memecahkan rekor muri melalui pemakaian tanjak terbanyak, Tanjak merupakan topi adat yang berasal dari Sumatera Selatan. Terhitung sebanyak 7349 Maba mengenakan tanjak, sehingga membuat Unsri menjadi perguruan tinggi pertama yang memecahkan rekor muri tersebut.

Menurut Triono, salah satu tim dari Muri Jakarta. Terdapat 3 kriteria penilaian agar memperoleh rekor muri; yang pertama adalah sesuatu yang belum pernah ada, Superlatif yaitu seperti jumlah terbanyak, terbesar, terkecil atau segala sesuatu yang bisa di ukur, dan  ketiga adalah unik atau langka.

”Puri memberikan apresiasi kepada Unsri, karena unsri berinisiatif kembali mengenalkan budaya indonesia, khususnya Sumsel. Harapan kedepannya Unsri melahirkan pemuda-pemudi yang bangga akan budaya bangsanya sendiri seperti halnya tanjak” ujarnya.

Dika Marinda, Sekretaris Kementerian Dalam Negeri BEM Unsri mengatakan bahwa sebagai anak daerah tentunya kita wajib memperkenalkan budaya kita ke kancah nasional & internasional.

“tanjak ini merupakan salah satu kebudayaan Kota Palembang yang harus dilestarikan, sebagai anak daerah tentunya kita wajib memperkenalkan budaya kita ke kancah nasional & internasional.”

Dengan adanya Asian Games 2018, yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang ini merupakan suatu momentum yang sangat tepat untuk menunjukkan inilah Sumatera Selatan lewat tanjaknya.

“Tanjak simpel, elegan, dan mudah dibawa. Harganya pun cukup terjangkau. Semoga pemecahan rekor Muri ini dapat menjadi inspirasi masyarakat luas khususnya masyarakat Sumatra Selatan untuk terus mencintai kebudayaan asli melayu seperti tanjak.”

“pemecahan rekor muri pemakaian tanjak tadi sangat bagus dan mempunyai makna, dengan adanya rekor ini secara tidak langsung kita telah mempromosikan kebudayaan asli dari palembang yaitu tanjak, dan kalau benar ini termasuk rekor dunia tentunya lebih bagus lagi. Tanjak dapat dikenal oleh seluruh dunia”. Ujar Faril Imanul Haq Maba Unsri Fisip 2018.

Penulis : Des, Saf
Editor : Max

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!