BeritaNews

Perkuliahan Tatap Muka Ditunda Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sumsel

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO – Telah dikeluarkan surat edaran oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu (30/12) tentang penundaan kegiatan pembelajaran tatap muka pada semeseter genap tahun ajaran 2020/2021 di Provinsi Sumatera Selatan. Surat edaran ini kemudian menjadi acuan bagi Universitas Sriwijaya (Unsri) untuk tetap melaksanakan perkuliahan dalam jaringan (daring) pada semester mendatang.

Wakil Rektor (WR) I Unsri, Zainuddin Nawawi mengatakan bahwa perkuliahan semester genap akan diselenggarakan secara daring kembali seperti yang telah dilaksanakan pada semester ganjil. “Pembelajaran akan dilaksanakan sama seperti semester ganjil, yaitu secara daring,” tegasnya.

Beliau menjelaskan, meskipun dalam poin ketiga pada surat edaran Gubernur Sumsel mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka akan ditunda hingga vaksin didistribusikan serta melihat perkembangan kasus pada masing-masing daerah, Unsri akan tetap melihat kondisi yang terjadi dan mengutamakan keselamatan peserta didik sebelum memutuskan sampai kapan perkuliahan daring ini dilaksanakan.

Terkait Surat Keputusan (SK) Rektor, beliau menyampaikan bahwa belum ada SK resmi yang menyatakan penundaan kuliah tatap muka, namun hal tersebut telah disampaikan melalui jaringan struktural Unsri. “Beberapa minggu lalu telah disampaikan informasi mengenai sistem pembelajaran daring pada semester genap melalui jaringan struktural Unsri antar fakultas serta prodi dan memang tidak menggunakan media luar,” jelasnya.

Beliau menambahkan bahwa sistem pembelajaran pada semester genap kurang lebih sama seperti semester kemarin dengan terus mengembangkan sistem pembelajaran berbasis daring yang telah dijalankan sebelumnya.

Mahasiswa angkatan 2020, Angga mengatakan bahwa sebenarnya keputusan kuliah daring di semester genap kurang memuaskan, terutama untuk mahasiswa baru dikarenakan tidak adanya interaksi sosial yang terjadi. “Komunikasi secara tatap muka dari dosen kepada mahasiswa maupun sebaliknya dirasa sangat minim, apalagi untuk mata kuliah yang terdapat praktik di dalamnya,” ujarnya.

Ia berharap dalam perkuliahan daring yang akan datang terdapat perbaikan pada sistem e-learning Unsri yang diketahui seringkali mengalami error atau gangguan sehingga dirasa merugikan mahasiswa ketika mengisi absensi dan mengumpulkan tugas.

Penulis: (tha)

Editor: (fey)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!