Berita

Peringkat Unsri Turun, Kegiatan Akademik Harus Dikembangkan Lagi

Indralaya, GELORASRIWIJAYA.CO – (26/8) Peringkat Universitas Sriwijaya (Unsri) tahun 2017 turun, menurut pemeringkatan Ristekdikti, 4ICU, dan Webometrics. Penyebab utamanya adalah point di kegiatan akademik paling kecil, kegiatan mahasiswa banyak yang tidak bernuansa akademik. Wakil Rektor II Unsri berharap kegiatan kemahasiswaan di bidang akademik lebih dikembangkan lagi.

Universitas Sriwijaya (Unsri) mengalami penurunan peringkat dari tahun sebelumnya menurut pemeringkatan Ristekdikti dalam daftar 100 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Non Politeknik tahun 2017, 2017 Indonesian University Ranking and League Table menurut 4ICU , dan Ranking web of University menurut Webometrics. Hal ini dibenarkan oleh Mukhtaruddin, Wakil Rektor II Unsri, “Dari ristekdikti terjadi penurunan 21 ke 24, 4icu jadi peringkat 41 dari peringkat 30, webometrics 41 dari 28.”
Klik disini list 100 peringkat universitas di Indonesia

Kabar penurunan peringkat sudah banyak diketahui mahasiswa, salah satunya Prandwinata Mawapres FKIP 2017 yang menyayangkan hal tersebut terjadi, “Sangat disayangkan, karena tergerusnya peringkat tersebut adalah cerminan dari kualitas dan sumberdaya Universitas. Artinya, ada suatu faktor yang menyebabkan tergerusnya peringkat Universitas kita. Mungkin salah satunya adalah kualitas sumberdaya di lingkungan kampus yang kurang berkualitas.”

Menurutnya Wakil Rektor II Unsri penyebab penurunan peringkat Unsri karena poin kegiatan akademik Unsri paling kecil, “Kegiatan kemahasiswaan banyak tidak terdaftar dan tidak bernuansa akademik.”

“Padahal nilai manajemen kita mendekati ITB, tenaga SDM juga lumayan tinggi, tapi kegiatan mahasiwa kurang bernuansa akademik sehingga nilainya kecil,” tambahnya.

Prandwinata pun setuju dengan pernyataan Wakil Rektor II, “Setuju, contohnya aja di UI, UGM, UNY yang rektornya support abis-abisan dalam kegiatan yang bernuansa akademik. Unsri harus lakulan itu juga, untuk mengejar point akademik yang kurang.”

Wakil Rektor II menjelaskan bahwa dukungan dana untuk kegiatan akademik itu banyak, tapi kalau kegiatan tidak jelas dana tidak bisa keluar. Dan beliau berpesan, “Jadi kepada adik-adik mahasiswa asah lagi kegiatan kemahasiswaan di pengembangan akademik”.

Penulis : (num)
Editor : (yst)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!