Artikel

Penuhi Kebutuhan Gizimu dengan Isi Piringku

Saat kita makan, bukan hanya pemenuhan rasa kenyang yang harus diperhatikan, melainkan asupan zat gizi pun sangat penting untuk diperhatikan. Terkadang, masyarakat masih bingung bagaimana cara memenuhi kebutuhan zat gizi mereka dalam satu kali makan. Kementrian kesehatan mengeluarkan panduan sekali makan yang dikenal dengan nama “Isi Piringku” sebagai acuan makan sehat untuk sekali makan. Isi Piringku sendiri merupakan panduan makan terbaru yang menggantikan panduan “4 Sehat 5 Sempurna”. Panduan Isi Piringku sendiri meliputi makanan pokok, lauk-pauk, sayur-sayuran dan buah-buahan.

Panduan yang pertama, 2/3 dari setengah bagian piring pertama diisi oleh makanan pokok. Makanan pokok adalah pangan yang mengandung karbohidrat yang sering dikonsumsi dan telah menjadi budaya makan berbagai etnik di Indonesia sejak lama. Contoh makanan pokok seperti beras, singkong, ubi, kentang, jagung, mie, dll. Karbohidrat mempunya manfaat seperti sumber energi utama, membantu menjaga massa otot, meningkatkan kesehatan pencernaan,dll.

Panduan yang kedua, 1/3 dari setengah bagian piring pertama diisi oleh lauk-pauk atau sumber protein. Lauk-pauk sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu yang berasal dari sumber protein hewani dan protein nabati. Protein hewani contohnya seperti ayam,telur,seafood,daging sapi,dll. Sementara protein nabati sendiri contohnya seperti tempe,tahu dan kacang-kacangan. Protein sendiri mempunyai manfaat antara lain untuk membantu dan memelihara jaringan tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh, mengangkut dan menyimpan zat gizi.

Panduan yang ketiga, 2/3 dari setengah bagian piring yang kedua diisi oleh sayur-sayuran. Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral terutama karoten, Vit. A, Vit. C, dan fosfor. Sebagian vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayuran berperan sebagai anti oksidan. Sayuran biasanya identik dengan warna hijau. Contohnya seperti bayam, kangkung, tomat, mentimun, kol, terong, dll. Manfaat jika mengkonsumsi sayuran ialah memperlancar buang air besar, menjaga kesehatan mata, mencegah dan mengurangi stress berlebih.

Panduan yang keempat, 1/3 dari setengah bagian piring kedua diisi oleh buah-buahan. Buah-buahan merupakan sumber berbagai vitamin (Vit A, B, B1, B6, C), mineral dan serat pangan. Sebagian vitamin yang terkandung dalam buah-buahan berperan sebagai anti oksidan. Buah-buahan banyak dan mudah sekali ditemukan. Contohnya seperti pepaya, semangka, apel, jeruk, dll. Manfaat jika mengkonsumsi buah-buahan ialah dapat mencegah penyakit jantung, menjaga tekanan darah, menjaga kebugaran tubuh, dll.

Selain panduan untuk pemenuhan zat gizi bagi tubuh, dalam pesan isi piringku juga ada 4 penunjang lainnya.

Pertama, cuci tangan sebelum dan sesudah makan. Hal ini penting dilakukan agar tidak ada mikroorganisme yang masuk kedalam saluran pencernaan dan membuat penyakit bagi tubuh. Kedua, minum air mineral minimal 2 liter perhari atau setara dengan 8 gelas belimbing. Kebutuhan air mineral setiap orang berbeda-beda, tergantung dari suhu tubuh, usia, suhu lingkungan dan aktifitas sehari-hari. Air mineral penting bagi tubuh karna dapat memelihara fungsi ginjal, menghindari dehidrasi dan memperlancar pencernaan. Ketiga, melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh, mengendalikan berat badan serta meningkatkan kinerja otot jantung dan paru-paru. Keempat, memantau berat badan setiap bulan. Memantau berat badan sangat penting dilakukan untuk mempertahankan berat badan normal serta mencegah penyakit tidak menular.

Penulis: Laras Pratiwi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsri

Editor: Desi Rahma Sari

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!