EditorialOpini

Pentingnya Budaya Disiplin Parkir Mahasiswa

Parkir adalah tempat pemberhentian kendaraan dalam jangka waktu pendek atau lama, sesuai dengan kebutuhan pengendara. Di lingkungan Universitas Sriwijaya (Unsri), lahan parkir merupakan salah satu fasilitas yang tersedia pada tiap-tiap fakultas, berguna untuk menampung kendaraan, terutama kendaraan mahasiswa.

Umumnya, kendaraan yang digunakan oleh mahasiswa adalah sepeda motor. Seiring dengan bertambahnya jumlah mahasiswa, bertambah pula jumlah kendaraan sepeda motor. Sayangnya, kesadaran untuk mematuhi aturan parkir masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari peletakan kendaraan yang sembarangan pada beberapa fakultas.

Budaya parkir yang kurang tertib membuat susunan kendaraan semrawut, sehingga pemanfaatan lahan parkir menjadi tidak maksimal. Salah satu contohnya ada di lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), banyak kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya.

Penyebab parkir yang semrawut adalah lahan parkir yang kurang untuk menampung volume kendaraan yang terus bertambah, ditambah dengan mahasiswa yang sulit diatur, pandai berdalih ketika ditegur. Akibatnya, beberapa mahasiswa FMIPA mengeluh karena merasa terganggu. Kendaraan yang terparkir sembarangan menghalangi jalan dan mengganggu keluar-masuk kendaraan lain.

Adapun pernyataan dari pihak dekanat FMIPA, ketika dikonfirmasi terkait budaya parkir di lingkungan fakultas menyatakan, bahwa akan ada penambahan lahan parkir baru dan perbaikan pada lahan parkir lama. Upaya lain adalah pengempisan ban bagi kendaraan yang parkir sembarangan, harapannya agar tumbuh kesadaran mahasiswa untuk tertib parkir.

Akan tetapi, sepertinya hal tersebut belum memberikan efek jera.

Jika teguran dan sanksi tidak bisa menyadarkan, bagaimana bisa bicara tentang fungsi dan peran? Agent of change, control social, dan iron stock semestinya selaras dengan tumbuhnya jiwa disiplin dalam diri setiap “maha” siswa.

Pentingnya disiplin bukan hanya untuk mahasiswa FMIPA. Akan tetapi, seluruh mahasiswa Unsri. Perlu kesadaran demi keamanan dan kenyaman bersama. Budaya parkir yang buruk, sedikit banyak mempengaruhi karakter mahasiswa itu sendiri.

Penulis: Redaksi

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *