BeritaNews

Penting untuk Cerdas di Tengah Banjir Informasi

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO- Pada era yang kian modern ini informasi mudah sekali menyebar bahkan sudah tidak terbendung lagi. Banjir informasi dari berbagai media membuat masyarakat tidak mengetahui kebenaran/kevalidan suatu berita yang didapat, mereka mencerna berbagai informasi tanpa adanya penyaringan terlebih dahulu. Maka dari itu Lembaga Pers Mahasiswa Gelora Sriwijaya (LPM GS) Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan Webinar Jurnalistik Nasional bertema “Literasi Media: Menjadi Cerdas di Tengah Banjir Informasi” secara Virtual Zoom Cloude Meeting, Sabtu (31/10).

Achmad Rizwan Kepala Dinas Kominfo Sumatera Selatan mengatakan dalam materinya berita bohong yang tersebar dapat menimbulkan perpecahan. ”Timbulnya berbagai informasi dimasyarakat dengan berbagai versi dapat membingungkan masyarakat itu sendiri pada akhirnya akan hilang kepercayaan pada kelompok tertentu.”

Banjir informasi dari berbagai media membuat masyarakat tidak mengetahui kebenaran/ kevalidan suatu berita yang mereka peroleh tersebut. “Kurangnya informasi saat ini akan menimbulkan banyak opini dan membuat sebagian masyarakat panik maka melalui literasi media diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat khususnya terhadap pemerintah, apalagi banyak sekali informasi yang beredar dan belum pasti kebenarannya,” tambah Achmad.

Firdaus Komar (ketua PWU Sumsel) menyampaikan bahwa yang terlibat untuk mengedukasi masyarakat mengenai literasi media merupakan banyak pihak, terutama oleh pemerintah mengenai bagaimana membuat konsumen (masyarakat) bisa cerdas untuk memilah, memilah, memverifikasi kemudian memutuskan kira-kira mana informasi yang benar yang bisa diambil sebagai rujukan untuk mengambil keputusan oleh publik. Saat ini banyak sekali yang tidak tahu tentang manfaat informasi itu sendiri sehingga mereka akan cenderung melakukan sharing bersama masyarakat.

“Padahal informasi yang dibagi-bagi tersebut belum tentu benar, dengan keadaan demikian akan terjadilah disinformasi satu sama lain,” sambungnya.

Selain itu Andromeda Mercury pembawa berita TV One. “Faktanya sebagian masyarakat hanya mencerna informasi yang dianggap cocok dengan pemikiran mereka saja, apabila informasi tersebut disukai maka mereka dengan senang hati akan menerima apapun yang dikatakan orang itu meski salah, tetap saja dianggap benar seutuhnya,” tuturnya.

Andromeda juga berpesan. “Jangan sampai hoax kalian telan mentah-mentah dan dengan percaya dirinya kita sebarkan informasi tersebut tanpa adanya penyaringan terlebih dahulu,” tutupnya.

Penulis: (ftw)
Editor: (rhs)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!