Berita

Pemira Capresma dan Cawapresma Unsri 2018

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO – Telah dilaksanakan Pemilihan Raya (Pemira) Calon Presiden Mahasiswa (Capresma) dan Calon Wakil Presiden Mahasiswa (Cawapresma) Universitas Sriwijaya (Unsri) 2018, Senin (29/10). Pemira digelar setelah berakhirnya masa kampanye dan debat kandidat serta masa tenang sejak 8 – 28 Oktober 2018. Pemira dilaksanakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tiap Fakultas.

Pemira ini untuk memilih salah satu Pasangan Calon (Paslon) yang kelak akan memimpin Unsri selama 1 tahun kedepan. Paslon nomor urut 1 yaitu Ni’matul Hakiki dan Rahmatio Adi Guna dari Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas pertanian (FP). Sedangkan Paslon nomor urut 2 yaitu Rizki Agus Saputra dan  Eko Wahyudi, berasal dari Fakultas Hukum (FH) dan Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP).

Pemira dimulai pukul 08.00 – 14.00 WIB. Namun setelah turunnya Surat Keputusan (SK) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) teradapat perubahan mengenai perpanjangan waktu hingga pukul 15.00 WIB.

“Pemira kali ini lancar, namun terdapat beberapa kendala dan kurangnya komunikasi antara KPU dan Banwaslu Unsri di Fakultas mengenai surat suara yang kurang. Kami harus mengambil lagi kesana tapi tidak tersedia karena sudah habis. Ketika kami balik ke TPS lagi ternyata sudah ada tambahan sebesar 541 surat suara.” Ungkap Andika selaku ketua Badan Pemungut Suara (BPS) Fasilkom.

Secara umum antusiasme suara dari seluruh mahasiswa setiap Fakultas meningkat, lebih baik dibandingkan tahun lalu. Dibalik lancarnya proses pemira, terdapat pelanggaran yang terjadi.

“Terdapat beberapa oknum dan tim sukses dari Paslon masih melakukan kampanye, padahal kampanye dalam bentuk apapun dilarang pada saat Pemira. Sanksi diberlakukan dalam bentuk teguran dan penegasan agar tidak dilakukan kembali.” Tutur Fitri Rosmana selaku ketua Banwaslu Keluarga Mahasiswa (KM) Unsri.

Pipin Agustina, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2017 memgungkap harapannya untuk pemimpin Unsri yang akan datang memiliki sifat tanggung jawab, amanah, dan dapat membawa perubahan untuk Unsri menjadi perguruan tinggi yang terkemuka.

“Untuk seluruh mahasiswa Unsri, dalam pelaksanaan Pemira kedepannya, agar dapat berkontribusi dalam hal yang berhubungan dengan kampus. Terutama saat pemilihan agar tidak terjadi golput.” Tutup Pipin.

 

Penulis : Ale

Editor : Ire

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!