BeritaNews

Palembang Masuk Zona Merah, 2021 Unsri Tetap Kuliah Daring

PALEMBANG, GELORASRIWIJAYA.CO – Jum’at (18/12), berdasarkan tingkat penyebaran Covid-19 dan dengan mempertimbangkan surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maka Universitas Sriwijaya (Unsri) akan tetap menjalankan kuliah secara daring pada semester mendatang.

Merujuk pada Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021, Unsri akan kembali menerapkan kuliah secara daring di semester genap. Hal tersebut dikarenakan Palembang dan Indralaya merupakan salah satu wilayah yang masuk zona merah kasus penyebaran Covid-19.

Wakil Rektor I Unsri, Zainuddin Nawawi menjelaskan bahwa Unsri tetap mengikuti surat edaran dari Kemendikbud, namun mempertimbangkan kondisi saat ini Palembang masuk zona merah. Maka dengan itu, perkuliahan akan tetap dilakukan secara daring untuk semester genap 2020/2021.

Ia menambahkan kalau tidak menutup kemungkinan adanya kebijakan lain untuk melaksanakan kuliah secara tatap muka, jika memang pada bulan Januari dan Februari keadaan telah membaik. “Situasi saat itu tidak menentu, kadang kuning, merah ataupun hitam dan sekarang Palembang masuk zona merah. Sistem perkuliahan tatap muka bisa dilaksanakan apabila syarat dan kondisi terpenuhi serta memungkinkan, namun terjadi peningkatan penularan Covid-19 pada tiga hari terakhir. Kondisi saat ini sangat riskan untuk mengadakan kuliah secara tatap muka,” ujarnya.

Zainuddin juga menjelaskan terkait praktikum, tugas akhir dan penelitian lainnya, “Praktikum dan tugas akhir tidak akan mengumpulkan massa. Tugas akhir akan dilaksanakan satu per satu dan praktikum yang bisa dibuat simulasi akan simulasi saja. Lalu untuk yang tidak bisa dibuat simulasi akan dijadwalkan diakhir semester dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” katanya saat diwawancarai via WhatsApp.

Nurindah, mahasiswi 2020, mengemukakan pendapatnya perihal kembali ditetapkannya kuliah daring untuk semester genap, “Keputusan kuliah daring lagi di semester genap cukup membuat sebagian besar mahasiswa Unsri kecewa. Apalagi untuk mahasiswa baru yang memang belum pernah datang ke kampus dan merasakan bagimana kuliah sebenarnya,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwasanya kuliah daring membuat mahasiswa kurang bisa menangkap materi yang diberikan oleh dosen karena terkendala jaringan. Namun jika kuliah secara tatap muka, risiko untuk terpapar Covid-19 akan lebih tinggi.

Penulis: (dee)

Editor: (fey)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!