BeritaNews

Mahasiswa PBSI Angkat Isu Budaya dan Politik ke Pementasan Drama

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO – Mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2017 kelas Indralaya mengangkat isu budaya dan politik dalam pementasan drama berjudul “Janger Merah”. Pementasan ini diadakan di gedung teater Universitas Sriwijaya (Unsri), Rabu (27/11).

Pimpinan Produksi, Widya Lestari menjelaskan bahwa pementasan ini menggabungkan isu budaya dan politik. Janger adalah kebudayaan atau tarian dari Bali, dan merah menyimbolkan golongan Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk sisi politik. “Pementasan sebelumnya rata-rata mengangkat isu sosial, seperti kemiskinan. Kami ingin sesuatu yang berbeda dan unik, akhirnya memilih politik dan budaya,” ujarnya.

Didi Suhendi selaku pembimbing mahasiswa PBSI tersebut menuturkan, sebenarnya pementasan ini adalah Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Pementasan Drama. Sebagai pembimbing dan dosen pengampu, ia berperan dalam mengarahkan dan memberi masukan kepada mahasiswa tentang bagaimana cara memilih dan mementaskan drama dengan baik.

Ia juga menambahkan, untuk naskah sudah ditentukan, harus naskah drama nasional atau internasional, sedangkan ide adalah murni pemikiran mahasiswa. Ia pun menuturkan bahwa ada beberapa kriteria dalam pemilihan naskah ini. “Pertama, naskahnya harus nasional. Sebab kalau kita memilih nasional, maka pementasan akan berhasil karena naskah itu bagus dan menarik. Kedua, naskah nasional pasti ditulis oleh orang yang sudah profesional. Berikutnya, kita memilih naskah dengan pertimbangan kondisi mahasiswa. Mahasiswa kami banyak perempuan, itu jadi pertimbangan kami,” tutupnya.

Penulis: (oya)

Editor: (din)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *