Berita

Kurangnya Sistem Keamanan dalam Kampus

INDRALAYA,GELORASRIWIJAYA.CO– Telah dilakukannya survei ke-194 responden rata-rata merasa terganggu dengan adanya kehadiran masyarakat umum yang hadir dilingkungan kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) dan kurangnya petugas keamanan Unsri, Jumat (26/4).

Junaidi selaku kepala satpam mengaku kurangnya tenaga keamanan yang ada digerbang seringkali membuat kecolongan seperti halnya mobil melanggar, angkutan umum masuk karena adanya cela ditambah tenaga keamanan yang sedikit dan kurangnya kreatif dalam menggembleng, hal itulah yang membuat kurang nyamannya orang-orang yang ada didalam kampus.

Unsri sendiri memiliki 179 orang petugas keamanan, di kampus Indralata sekitar 78 dan Palembang 48 orang yang dibagi patroli, regu dan menjaga gerbang. Terdapat 3 pintu keluar masuk yang ada di Unsri diantaranya gerbang utama, gerbang citra, dan gerbang klinik yang dijaga tiap pintunya oleh 2 orang petugas keamanan. Adanya intruksi peraturan dari rektorat yang mengharuskan Unsri agar dikenal oleh masyarakat akan tetapi dalam posisi anak-anak sekolah yang ingin mengetahui tentang Unsri atau ingin melanjutkan sekolah di Unsri.

“Mahasiswa diharapkan melapor apabila melihat orang luar yang masuk kedalam lingkungan kampus seperti halnya pengamen, pengemis, anak SMA liar dan juga masyarakat luar yang dinilai tidak berkepentingan. Tidak adanya surat pembekalan peraturan atau surat tugas dari pihak rektorat membuat pihak keamanan sedikit kewalahan karena dinilai tidak ada yang membelakangi atau melindungi dalam bekerja dilapangan,” tambah Junaidi.

Ditambah lagi dengan adanya taman firdaus yang nantinya bakal dijadikan agrowisata dan akan dengan mudah masyarakat untuk masuk kedalam lingkungan kampus, membuat petugas keamanan bingung karena lagi-lagi terhambat oleh petugas keamanan yang kurang yang harus mengamankan lingkungan kampus yang cukup besar.

Untuk strategi atau harapan keamanan Unsri kedepannya yaitu dimulai dari kesadaran dari manusianya, penambahan petugas keamanannya, ditunjangnya fasilitas keamanan, serta saling dukunganya antara mahasiswa dengan pihak keamanannya dalam menjaga lingkungan kampus agar merasa sama-sama aman.

 

Penulis: (jne)

Editor: (rhs)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *