Artikel

Krisis Air Bersih di Negara Kaya Minyak

Venezuela, sebuah negara di ujung utara Amerika Selatan yang berbatasan dengan Laut Karibia dan Samudra Atlantik. Venezuela adalah negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia, karena terlalu bergantung dengan pendapatan dari sektor minyak, maka ketika harga minyak ambruk, pertumbuhan ekonomi di negara itu ikut menyusut.

Hingga kini, masyarakat Venezuela hidup di tengah keterbatasan, masyarakat semakin sulit mengakses kehidupan yang layak. Uang jutaan bahkan miliaran sudah tak ada artinya lagi di negara itu. Sudah sekitar tiga juta rakyat meninggalkan negara itu karena terpuruknya perekonomian yang membuat hiperinflansi, kekurangan makanan, peralatan medis, serta yang paling buruk adalah kekurangan air.

Kesulitan mendapatkan air bersih sudah terjadi hampir beberapa bulan yang lalu, hal ini menjadi semakin parah semenjak terjadi pemadaman listrik yang berlangsung selama hampir satu pekan di beberapa wilayah di Venezuela. Warga diharuskan dapat memutar otak untuk mencari sumber air bersih, mereka berbondong-bondong membawa botol dan ember ke area taman dan menadah air di aliran pinggir sungai, yang merupakan aliran dari air gunung. Mereka seringkali mendatangi mata air pegunungan karena tidak ada air yang mengalir di rumah, dan air botol yang dijual terlalu mahal.

Sejumlah warga di Caracas, ibu kota Venezuela berbondong-bondong mencari air dari pipa pembuangan limbah. Air ini tidak bisa diminum, melainkan hanya untuk menyiram toilet dan lantai. Adapula laporan mengenai air keran di beberapa rumah warga yang berubah warna menjadi hitam, hal ini diduga karena air yang sudah tercampur dengan minyak.

Karena krisis air bersih ini jugalah, masyarakat di negara Venezuela menjadi sulit beraktivitas, karena hampir semua kegiatan bergantung dengan air, seperti memasak, mencuci dan lain sebagainya.

Penulis : Vhera Monicha

Editor: Dinar Wahyuni

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!