BeritaNews

Kongres Mahasiswa ke-XVIII Berakhir Ricuh

INDRALAYA,GELORASRIWIJAYA.CO- Sabtu (9/11), Sidang Kongres Mahasiswa ke- XVIII Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Sriwijaya (Unsri) yang berlangsung di student center lantai 3, berakhir dengan ricuh.

Hal ini diakibatkan karena terjadi perdebatan antara Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) KM dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Unsri mengenai perselisihan waktu pending yang dianggap BEM KM Unsri terlalu awal untuk dihentikan (pukul 22.00 WIB) dan pihaknya menambahkan bahwa sidang harus tetap berlanjut pada Minggu (10/11).

Sedangkan menurut DPM KM Unsri, waktu pending tersebut sudah disepakati oleh forum, sehingga Kongres Mahasiswa ke-XVIII akan tetap pending dan dilanjutkan kembali pada Minggu (10/11) pukul 09.00 WIB.

Sebelumnya sidang sempat berjalan alot akibat tidak adanya hard file Laporan Penanggung Jawaban (LPJ) dari BEM KM Unsri untuk dibagikan kepada tiap fraksi fakultas dan UKM/UKK Unsri, yang mengakibatkan Ketua Umum DPM dari fraksi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Aan Irawan, mengintrupsi sidang saat tengah diskusi berlangsung dan menyatakan walk out, “Saya memutuskan mengundurkan diri dari sidang”, ujarnya.

Terkait hal ini Sapri selaku presidium 1 mengatakan, “Untuk walk out itu sudah ada aturannya dan diperbolehkan”. Ia menjelaskan peserta sidang yang keluar tidak diperbolehkan masuk kembali selama sidang berlangsung hingga sidang dipending. ”Tidak boleh masuk sampai sidang pending malam ini, sedangkan untuk Minggu (10/11) sudah memiliki hak untuk kembali mengikuti sidang, tergantung personalnya,” jelasnya.

Penulis: (ftw dan fab)

Editor: (rhs)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *