Berita

Klarifikasi “Bakso Belatung” Kantin Barokah Unsri

INDRALAYA, GELORA SRIWIJAYA.CO – Pada hari Kamis (1/25), mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) dikejutkan dengan beredarnya kabar penemuan banyak belatung pada makanan bakso. Bakso tersebut dijual di salah satu kantin Unsri yaitu “Kantin Barokah” yang berlokasi di dekat Fakultas Ekonomi, Unsri Indrlaya.

Bermula dari akun line “Draft SMS UNSRI” yang mengunggah foto beserta keterangan yang berisi “tidak ada berita hoax kebenaran ini memang terjadi, saya dan beserta keempat teman saya menemukan belatung di mangkok bakso, dan keadaan kuahnya tidak panas. dan tepat dua hari yang lalu Selasa (1/23) teman sejurusan saya juga makan disitu dan ada belatung lagi”. kiriman tersebut langsung viral, sekaligus membuat resah mahasiswa Unsri dilihat dari beberapa kolom komentar, salah satunya komentar dari Gusti Ayu di akun line yang menyatakan pembeli harus lebih berhati-hati dan teliti dalam mengonsumsi apapun, khususnya makanan di kantin.

Namun lain halnya dengan Ayu Andriani Purba salah satu Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unsri mengatakan “saya beserta ketujuh teman saya makan bakso dan batagor di kantin tersebut tetapi kami tidak menemukan belatung,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut sang penjual bakso Pak Darmo dan Bu Yati mengklarifikasi masalah tersebut bahwasannya itu larva (ulat kecil) bukan berasal dari bakso ataupun sayur-sayuran yang ada pada menu bakso tersebut melainkan berasal dari mie kuning yang kami beli dari pasar Indralaya.

“Adanya ulat tersebut memang ada, itu bukan berasal dari bakso maupun sayurnya tetapi dari mie kuning yang kami beli dari pasar Indralaya dan semua mie yang kami beli sudah kami kembalikan ketempat asal membeli mie kuning tersebut, ujar Pak Darmo”.

“Ketika kami cek di rumah, larva (ulat kecil) itu muncul ketika mie kuning tersebut direndam air panas yang mendidih lalu muncullah ulat kecil tersebut kepermukaan, dengan kejadian tersebut kami minta maaf kami ini semua bukan unsur kesengajaan” tambah Bu Yati.

“Ketika kami kembalikan mie kuning tersebut, ternyata yang komplain bukan cuma kami saja, tetapi pedagang-pedagang bakso khususnya daerah Indralaya dan sekitarnya yang mengambil mie kuning di pasar Indralaya tersebut”, pungkas Pak Darmo ketika diwawancara tim GS pada Jum’at (25/1).

Penulis : (Jpw)
Editor : (Ifr)

Facebook Comments

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!