BeritaNews

Kegiatan BEM FKIP Ilegal, Pihak Universitas Serahkan ke Polisi

INDRALAYA, GELORA SRIWIJAYA – Menindaklanjuti kejadian tenggelamnya dua mahasiswa pendidikan luar sekolah (PLS) Universitas Sriwijaya (Unsri). Senin, (27/3) hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak panitia penyelenggara mengenai hal ini.

Pihak prodi membenarkan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Unsri meminta izin untuk mengadakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMTD) di Pesantren Raudatul Ulum (RU). “Mereka berangkat jumat sore (24/3) ke Pesantren Raudatul Ulum (RU), Indralaya. Sebelumnya, mereka sudah izin hari kamis (23/3) ke Kaprodi  untuk mengadakan acara sampai sabtu (25/3). Tapi kenyataannya, mereka melanjutkan acara outbond di Danau Bumi Perkemahan Unsri, Indralaya. Kami tidak mengetahui kegiatan tersebut yang pasti kegiatan ini ilegal,” ujar sihabuddin, bagian administrasi kemahasiswaan PLS.

 

Kejadian ini masih di dalami pihak Universitas dan menunggu hasil dari pihak kepolisian. Hal ini pun dibenarkan oleh Zulkarnain selaku WR III Unsri, “tindak lanjut kejadian sudah diserahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. Kegitan LKMTD hanya mendapatkan izin kegiatan sampai hari sabtu, dan kegiatan tersebut hanya dilaksanakan di pesantren Raudatul Ulum, tidak di dalam kampus Unsri. Kami tidak tahu jika ada kegiatan di danau Unsri,” ungkap Wakil Rektor III Unsri.

Ketika kru GS mendatangi pihak panitia penyelenggara, sekretariat BEM kosong. Mereka masih belum bersedia diwawancarai. Kutipan yang di duga dari Gubernur mahasiswa FKIP yang  menjelaskan kronologi kejadian belum jelas karena belum dari akun asli Wawan selaku Gubernur BEM FKIP Unsri.

Saat ini, pihak keluarga masih terkejut dengan kejadian yang menimpa anaknya. Saat ditemui kru GS, pihak keluarga korban masih belum berkomentar banyak terkait kejadian ini.

penulis: (msa)

editor: (yst)

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!