BeritaNews

Kartu Merah untuk Menteri ATR/BPN

PALEMBANG, GELORASRIWIJAYA.CO – Selasa (22/9), Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Se-Sumatera memberikan kartu merah kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) untuk memperhatikan penyelesaian konflik agraria terkhusus di Sumatera.

Pandu Satria Anarki selaku Gubernur Mahasiswa BEM KM FISIP Unsri mengatakan, “Pada bulan Februari 2020 lalu, dilakukan konferensi BEM FISIP Se-Sumatera di Universitas Syiah Kuala Aceh dan di bulan yang sama juga aliansi ini menyerahkan nota kesepahaman kepada Menteri Agraria. Kemudian, pada bulan September ini diselenggarakan dialog dengan Menteri ATR bersama Aliansi BEM FISIP Se-Sumatera, hasil dari dialog ini akan menjadi rekomendasi terkait kebijakan dan permasalahan agraria yang terjadi di pulau Sumatera,” ujarnya.

Koordinator Aliansi BEM FISIP Se-Sumatera, Teuku Rizza Muly memberikan kartu merah kepada Menteri ATR ketika dialog berlangsung. “Kartu merah ini diberikan sebagai “alarm” penjabaran dari bapak menteri dan juga peringatan dari mahasiswa agar memperhatikan penyelesaian konflik agraria yang terjadi berlarut-larut,” ungkap rizza.

Sebelumnya telah terjadi kesepakatan bersama untuk melakukan dialog terbuka membahas permasalahan agraria. Harapannya, kedepan apapun agenda agraria bisa melibatkan mahasiswa terkusus di Sumatera.

“Kami menegaskan bahwa aliansi BEM FISIP se-Sumatera tetap berfokus pada penyelesaian konflik agraria dan Sumatera khususnya. Kedepannya, apapun agenda agraria bisa melibatkan pemuda mahasiswa, organisasi masyarakat, tokoh adat serta akademisi. Juga bisa berkolaborasi serta bersinergi untuk menuju Sumatera dan Indonesia sejahtera,” tutur Rizza.

Penulis : (dee)
Editor: (rhs)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!