BeritaNews

Jumlah Pasien Hepatitis A Meningkat Drastis, UPT Klinik Unsri Keluarkan Surat Edaran

INDRALAYA,GELORASRIWIJAYA.CO – Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Klinik Kesehatan Universitas Sriwijaya (Unsri) pada Selasa (3/12), tercatat lebih dari 49 mahasiswa positif terjangkit virus Hepatitis A.

Saat kru LPM GS mendatangi UPT klinik Unsri Selasa sore, ada beberapa pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus hepatitis jenis A, salah satunya ialah Safana, mahasiswi Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Safana mengaku sudah beberapa hari demam, mual, tidak nafsu makan, dan saat buang air kecil, urine yang dikeluarkan berwarna keruh. Ia mengatakan bahwa keluhan-keluhan tersebut sudah ia rasakan sejak seminggu yang lalu. “Tapi masih biasa saja. Sadarnya saat teman bilang, ‘Kok matanya kuning? Cek hepatitis gih,’ setelah dicek positif hepatitis A,” ujarnya.

Wabah Hepatitis A ini memang ada setiap tahun, karena biasanya virus akan cepat menyebar pada pergantian musim, dari musim kemarau ke musim penghujan, hal ini diungkapkan oleh Maskun Alaya, Humas UPT Klinik kesehatan Unsri. Ia pun menjelaskan bahwa pada bulan Oktober lalu sudah tercatat kurang dari 10 orang pasien dan angka tersebut meningkat drastis pada bulan November hingga Desember. “Senin lalu (2/12) tercatat ada 27 orang pasien dalam satu hari dengan keluhan yang sama,” katanya.

Selanjutnya, Maskun mengatakan bahwa data kunjungan pasien dengan keluhan yang sama diperkirakan akan terus meningkat, “Makanya mulai dari kemarin UPT Klinik Kesehatan Unsri sudah memberikan surat edaran ke setiap fakultas, yang berisi tips mewaspadai penyakit hepatitis.”

Sejauh ini, berdasarkan data yang didapat dari UPT Klinik Unsri, belum ada pasien dengan keluhan hepatitis B. Semua pasien terjangkit Hepatitis A, yang cara penularannya melalui mulut dan salah satu cara menghindarinya dengan menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan sebelum makan dan memastikan kehigienisan alat-alat yang akan digunakan untuk makan.

Penulis: (ftw)

Editor: (din)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *