BeritaNews

Instruksi Rektor: Mahasiswa Unsri Wajib Kalungkan KPM

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO – Berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan pada tanggal 15 April 2019, Nomor  0205/UN9/SB3.BAK.KM/2019, mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) diwajibkan untuk menggunakan KPM (Kartu Pengenal Mahasiswa) dengan cara dikalungkan di leher, agar dapat dengan mudah dikenali.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Keamanan Unsri , Junaidi menjelaskan bahwa aturan ini dibuat agar pihak keamanan lebih mudah membedakan antara mahasiswa atau karyawan Unsri dengan masyarakat umum. Selain itu, penerapan aturan ini juga dimaksudkan untuk membantu pihak keamanan dalam menjaga keamanan kampus. “ Kalau misalnya seluruh mahasiswa memakai KPM. Seandainya diterima laporan jika ada yang tidak memakainya dan terlihat mencurigakan, kami lebih mudah mengidentifikasinya,” jelas Junaidi.

Untuk penerapannya sendiri, Junaidi tidak menampik bahwa masih ada pihak keamanan yang meloloskan mahasiswa yang tidak menggunakan KPM. “Memang masih ada yang dibiarkan masuk, mungkin dia (satpam) kenal. Tapi, kalau aturan ini sudah benar-benar diterapkan, sudah dipasang spanduk, maka kami akan berikan sanksi untuk yang tidak mematuhi,” imbuhnya.

Sejauh ini, untuk pihak lain yang juga berkepentingan di Unsri, seperti pekerja kantin, diberlakukan aturan penahanan Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Untuk sementara, karena mereka juga warga Unsri, kami tahan dulu KTP-nya sebelum ada kebijakan untuk pembuatan identitas khusus bagi pekerja di kantin,” pungkas Junaidi.

Salah satu mahasiswa jurusan Manajemen Unsri, Robert Sanjaya mengaku sudah mulai menerapkan aturan ini, walaupun menurutnya masih ada mahasiswa lain di fakultasnya yang belum mengindahkan aturan ini. “Kalau saya pribadi sudah memakai KPM saat di kampus, ada juga dosen yang mengingatkan sebelum masuk kelas harus menggunakan KPM. Tetapi sebagian mahasiswa ada yang belum mematuhi,” ujar Robert.

Ia juga memberikan tanggapan positif terkait aturan ini. “Saya setuju dengan aturan ini, karena KPM sebagai tanda pengenal kita. Jadi, siapa tahu kalau misalkan terjadi sesuatu dengan kita, bisa dengan mudah dikenali,” tutupnya.

Penulis: (ton)

Editor: (din)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *