BeritaNews

Industri Media Hadapi Tatanan Kenormalan Baru

PALEMBANG, GELORASRIWIJAYA.CO — Sabtu (18/7), LPM GS Unsri bekerjasama dengan Ikatan Alumni (IKA) LPM GS, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel), dan Komunitas Mobile Journalism (MOJO) Palembang menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Peluang dan Tantangan Industri Media di Tengah Tatanan Kenormalan Baru”, yang diselenggarakan melalui Zoom Meeting.

Bicara mengenai peluang dan tantangan media di era tatanan kenormalan baru, Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar menerangkan bahwa media harus mampu bersaing karena semakin banyak ragam kanal informasi. Hal ini menuntut media untuk memanfaatkan berbagai kanal informasi dan mampu menciptakan konten yang memenuhi kebutuhan publik serta out of the box. Ia menekankan mengenai kualitas data produk jurnalistik agar media tidak membuat berita hoaks.

Webinar ini juga membahas mengenai Industri media yang turut merasakan dampak dari tatanan kenormalan baru. Firdaus, Ketua SMSI Pusat menyampaikan bahwa kenormalan baru berdampak pada industri media terutama media cetak, namun memberikan peluang bagi media digital karena biaya produksi rendah dan pendapatan iklan meningkat karena hampir semua masyarakat mengakses berita dari media digital.

Ia pun menambahkan, meskipun hal ini menjadi peluang, media digital harus tetap menjaga kualitas produk jurnalistiknya. “Yang menjadi penentu masa depan media adalah pembaca dan pengelola.” tutup Firdaus.

Penulis: (nia)

Editor: (din)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!