Berita

Industri Batu Bara Optimalkan Teknologi Untuk Hadapi Revolusi Industri 4.0

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO — Seminar Nasional oleh Persatuan Himpunan Mahasiswa Geologi Indonesia (Perhimagi) Regional Sumatera mengusung tema Optimalisasi Teknologi Batu Bara dalam Menghadapi Industri 4.0 di Indonesia, acara ini diadakan di Auditorium Universitas Sriwijaya (Unsri), Sabtu (20/4).

Fu’ad Abdurro’uf, selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa tujuan dari diadakannya seminar ini adalah untuk memperkenalkan sumber daya alam di Sumatera Selatan serta membuka wawasan tentang apa yang harus disiapkan dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, “Sumber daya alam itu harus dimaksimalkan, namun dalam penggunaannya kita harus pintar. Orang banyak berpendapat pertambangan itu merusak alam, padahal tidak karena ada reklamasi.” Ujar Fu’ad.

Salah satu pembicara pada seminar tersebut, Fery Andika Cahyo dari PT. GroundProbe Indonesia mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang tidak mengalami kesulitan dalam mengadopsi teknologi baru. PT. GroundProbe Indonesia sendiri menggunakan teknologi berupa Slope Stability Radar, merupakan radar yang dapat memberitahu pola pergerakan lereng secara jelas dan akurat.

Saat ditanya mengenai kegunaan lebih lanjut dari kegunaan radar ini untuk bidang pertambangan, Fery mengungkapkan apabila data yang dimiliki real-time, maka pergerakan dari lereng yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal dapat terdeteksi, “Selama radar dapat memindai dengan interval yang pendek, kita dapat mendeteksi longsor itu,” tutupnya.

Penulis : (oya)

Editor: (rhs)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *