Artikel

Hari Musik Nasional

Hari Musik Nasional  diperingati tanggal 9 Maret setiap tahunnya di Indonesia berbeda dengan Hari Musik Internasional diperingati tanggal 21 Juni. Hari Musik Nasional diperingati tanggal 9 sebab bertepatan dengan hari kelahiran sang maestro sekaligus pencipta lagu Indonesia Raya, bapak Wage Rudolf Soepratman.

Pada tahun 2013, Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2013 mengenai Hari Musik Nasional. Ia menetapkan keputusan ini karena pemerintah ingin meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi para insan musik Indonesia, serta untuk meningkatkan prestasi yang mampu mengangkat derajat musik Indonesia secara nasional, regional, dan internasional atau singkatnya, pemerintah ingin menghargai musik yang diciptakan para pencipta musik di Indonesia.

Dengan ditetapkannya Hari Musik Nasional setiap tahunnya pada tanggal 9 Maret, rakyat Indonesia diharapkan dapat lebih mencintai dan mendukung karya musik lokal termasuk musik warisan dari para leluhur atau daerah.

Namun, hingga saat ini orang – orang tidak lagi heboh pada perayaan Hari Musik Nasional karena adanya permasalahan industri musik Indonesia. Salah satu yang paling besar masalahnya ialah Indonesia mengalami kerugian sebanyak 4 trilliun rupiah karena aksi pembajakan menurut data Persatuan Artis Pencipta Lagu Dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPRI) pada tahun 2016 lalu.

Masih banyak orang  Indonesia yang lebih memilih kaset bajakan ketimbang original dikarenakan harganya yang lebih murah ketimbang yang asli, sementara penyanyi dan pencipta lagu, Glenn Fredly, dalam diskusi Musik Bagus Day di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan tahun 2017 lalu, menyebut kebiasaan mengunduh karya musik secara ilegal sudah seperti kecanduan narkoba.

Walaupun begitu, masalah – masalah yang terjadi dalam perindustrian musik Indonesia tidak menurunkan minat dan bakat penyanyi Indonesia dalam menggapai cita – citanya, contohnya seperti Agnes Monica, Anggun, Isyana Sarasvati, dsb yang pernah mendapatkan perhatian serta pengahargaan musik internasional. Dengan begitu, semua rakyat Indonesia dapat mengembangkan bakatnya dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Tak luput juga rakyat Indonesia harus membeli kaset yang original, demi menghargai karya anak bangsa. Selamat Hari Musik Nasional.

Penulis : Widya Gultom

Editor: Desi Rahma S

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *