BeritaNews

Hal yang Perlu Dibenahi untuk Mencapai WCU

Wawancara Bersama Calon Rektor 03, Iskhaq Iskandar

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO  –  Tiga calon rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) siap melaju ke tahap selanjutnya. Rabu (7/8), kru LPM GS berkesempatan untuk mewawancarai calon rektor nomor urut 03, Iskhaq Iskandar. Ia adalah dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Iskhaq Iskandar menyatakan jika pemilihan rektor itu konteks yang berbeda dengan pemilihan pemimpin lainnya. “Pemilihan rektor itu suatu ajang kompetisi dalam mengemukakan gagasan untuk memajukan Unsri,” katanya. Dalam hal ini, ia akan menyiapkan gagasan yang realistis dengan target-target capaian yang jelas untuk melaju ke sidang senat mendatang.

Sejauh ini Unsri memiliki misi menjadikan kampus sebagai universitas kelas dunia atau World Class University (WCU) yang belum tercapai saat ini. Dalam mencapai WCU, perlu ada pembenahan di beberapa bidang.

Dari pandangannya, perlu ada yang dipertahankan dari Unsri. “Banyak hal yang harus dipertahankan dari Unsri, pertama atmosfer akademik.  Suasana akademik kita sekarang ini sudah cukup baik di bidang manajemen maupun di level tatanan akademiknya,” ujarnya.

Ia menyampaikan semuanya sudah berjalan dengan baik, hanya perlu fokus dan penguatan saja. “Misalnya kita mau menjadikan universitas kita ini menjadi WCU, maka kita lihat parameternya apa, seperti banyaknya jumlah mahasiswa asing, jumlah dosen tamu asing, dan jumlah mahasiswa maupun profesor kita yang keluar negeri. Maka dari itu, kita harus fokus di satu persatu kemudian dibuat targetnya,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan, untuk menjadikan Unsri WCU, maka perlu dilihat dari budayanya, perlu berbudaya internasional. “Untuk menjadikan unsri WCU, kita harus bisa berbahasa asing, terkait dengan budaya internasional ini kita harus mempersiapkan baik dari dosen maupun mahasiswa,” imbuhnya.

Ia pun menyebutkan bahwa perbaikan dan peningkatan fasilitas kampus berstandar internasional juga harus digencarkan demi menunjang terwujudnya Unsri menjadi WCU. Di samping itu, bidang riset pun harus turut dikembangkan. “Satu hal lagi, research university yang fokus pada pengembangan riset, di sini dosennya mampu mengembangkan penelitian, output-nya bisa berupa publikasi, bisa berupa paten, juga bisa berupa karya inovasi, atau bahkan bisa berupa teknologi tepat guna yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat nantinya. Di sini mahasiswa juga ikut terlibat, mahasiswa bisa terlibat dalam penelitian dosen dan karya-karya inovasi tersebut,” bebernya.

“Di bidang riset inilah yang harus kita benahi agar ada manfaatnya untuk masyarakat, jangan terlalu melebar fokus dulu pada kekuatan kita di mana. Setelah ada pembenahan ini nantinya akreditasi akan mengikuti, ranking juga mengikuti dan WCU pun akan kita capai,” tutupnya.

Penulis: (fat)

Editor: (din)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *