Berita

FISIP gelar English Debate untuk NUDC

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO Badan Semi Otonom (BSO) keilmiahan FISIP Unsri, Cogito melaksanakan agenda yang dicanangkan oleh pihak dekanat, Faculty Of Social and Science English Debate Competition Sriwijaya University, kamis (22/03). Acara ini berlangsung di Aula Gedung Baru FISIP Unsri. Perlombaan ini diikuti 8 tim oleh beberapa mahasiswa dari berbagai juruan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Sebelumnya, Fakultas Ekonomi (FE), dan Fakultas Teknik (FT) telah melaksanakan lomba serupa. Ini karena tiap fakultas mempersiapkan mahasiswa terbaik dalam National University Debate Competition 2018 (NUDC) .

Ketua pelaksana acara sekaligus anggota dari Cogito yaitu Muhammad Ichsandi (19) jurusan Administrasi Negara 2016 membenarkan kegiatan ini. “Acara ini sebagai persiapan NUDC, jadi siapa yang menjadi juara satu dan dua akan menjadi perwakilan dari fakultas masing-masing. Untuk itu siapapun yang memenagkan lomba  FISIP English Debate kali ini dia akan mewakli FISIP.”

NUDC diselenggarakan oleh pihak Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti),  Dikti memperuntukan NUDC sebagai wadah bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan debat. Unsri sendiri mencari mahasiswa yang mampu dan berkompeten dalam debat untuk mewakili Universitas di tingkat Nasional NUDC nanti.

Sistem debat yang digunakan oleh Cogito adalah British Debate, untuk itu  dalam pemilihan juri berasal dari jurusan Hubungan Internasional dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa. Agar menghasilakn debat yang berkualitas. Ferdyan (28) selaku dosen Hubungan Internasional sekaligus juri lomba FISIP English Debate Competition mengatakan bahwa lomba debat ini memiliki manfaat bagi mahasiswa yang pertama mengasah berbicara, mengasah nalar kritis, dan melatih sisi emosional kita.

“Diharapkan mahsiswa FISIP lebih partisipasif lagi, saya rasa persoalannya bukan bahasa Inggris lagi namun kepercayaan diri yang perlu dilatih. Untuk menghdapai NUDC dipersiapkan dari beberapa fakultas, sebelum melangkah ke jenjang nasional  karena mereka sudah melewati fase-fase kompetisi yang bisa meningkatkan mental untuk menghadapai peseta yang  lebih baik lagi. “ sambung Ferdy.

Penulis : Ajeng Ajkiya
Editor : Relia Ariany

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *