BeritaNews

DLHP OI Sebut Belum Ada Perjanjian Tertulis dengan BEM KM Unsri mengenai Pom-pom

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO – Jumat (2/8), Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Sriwijaya (BEM KM Unsri) membuat klarifikasi terkait penggunaan pom-pom dari tali rafia melalui akun sosial medianya.

Klarifikasi tersebut berisi mengenai kerja sama BEM KM Unsri dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertahanan Ogan Ilir (DLHP OI).

Dari pertemuan itu, mereka menyepakati:

  1. DLHP OI bersedia untuk mendaur ulang plastik pom-pom yang akan digunakan untuk formasi PK2 2019,
  2. DLHP OI bersedia dan siap bekerjasama dengan Jasa Sampah Online,
  3. DLHP OI bersedia untuk mendistribusikan plastik pom-pom tersebut kepada komunitas-komunitas pecinta lingkungan,
  4. DLHP OI bersedia mengelola plastik tersebut menjadi ecobrik atau material bangunan yang ramah lingkungan.

Untuk memverifikasi pernyataan tersebut, kru LPM GS Unsri pun mendatangi kantor DLHP OI pada Senin (5/8), dan ditemukan fakta bahwa belum ada perjanjian tertulis pihak DLHP OI dengan BEM KM Unsri.

Ulfa Dwi Jayanti, Kepala Seksi (Kasi) Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLHP OI, mengatakan nota kesepahaman maupun tanda tangan kerjasama dengan BEM KM Unsri belum ada. “Baru tanggapan lisan, belum di-oke kan,” ujarnya.

Ulfa pun mengatakan perwakilan BEM KM Unsri memang datang menyampaikan keinginan mereka untuk bekerjasama. “Kami menyetujui untuk membantu mencarikan lembaga yang bersedia menerima pom-pom, jika ada maka kami akan bantu pengangkutannya,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri BEM KM Unsri, Hanafi menyatakan, “Memang benar tidak ada hitam di atas putih mengenai kesepakatan ini, tapi kemarin kami langsung menemui Kepala Dinas DLHP OI.”

Ia pun mengatakan bahwa pihak DLHP OI tidak secara keseluruhan mengurus masalah pom-pom ini. “Kami juga mendistribusikan pom-pom ke Jasa Sampah Online, Pencinta Lingkungan Prabumulih, dan lainnya,” jelasnya.

Penulis: (gia)

Editor: (din)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!