BeritaNews

Covid-19 Mewabah, KKN ke-93 Unsri Terancam Ditunda

INDRALAYA, GELORASRIWIJAYA.CO – Sejauh ini terdapat 309 orang yang dinyatakan positif Coronavirus Disease (Covid-19) oleh pemerintah Indonesia, Kamis (19/3). Covid-19 yang terus mewabah di Indonesia memberikan pengaruh di segala sektor. Salah satunya kebijakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Sriwijaya (Unsri) terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-93 yang terancam ditunda karena mewabahnya Covid-19, Jumat (20/3).

LP2M sudah membuka pendaftaran KKN angkatan ke-93 melalui online dari 28 Februari untuk periode Juli – Agustus 2020 dengan rencana kuota sekitar 600-an mahasiswa. Kepala Pusat LP2M, Abu Umayah menjelaskan KKN tidak akan ditunda selagi tidak ada gangguan, pelaksanaan KKN akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah ada. “Tetap dilaksanakan sesuai jadwal, apabila kondisi semakin parah kemungkinan akan ditunda sampai batas waktu yang ditentukan nanti,” jelasnya.

Abu menghimbau kepada mahasiswa segera mengisi pendaftaran online karena persiapan KKN akan menjadi efektif jika data rencana mahasiswa tersebut dilakukan dari jauh-jauh hari. “Sebelum pelaksanaan kita harus audiensi bersama pejabat setempat dengan data dan program yang jelas, maka jumlah pasti mahasiswa yang ikut kita perlukan agar memudahkan penempatan daerah pengabdian,” ujarnya.

Abu juga mengharapkan wabah Covid-19 ini berakhir sebelum dilaksanakannya KKN angkatan ke-93, sebab penundaan akan membuat studi mahasiswa menjadi lebih lama. “Memang kondisi ke depannya kita tidak mengetahui, kita harapkan KKN tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal sebab penundaan akan mengubah jadwal akademik,” tambah Abu.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2017, Dzul Akbar Kayogi yang rencananya mengikuti KKN angkatan ke-93 mengungkapkan akan mengikuti segala kebijakan dari Rektorat dan LP2M terkait pelaksanaan KKN selagi dapat menjamin keselamatan mahasiswa yang mengikuti KKN nanti. “Jika Covid-19 ini masih mewabah, sebagai mahasiswa harus menaati himbauan pemerintah dan universitas serta harus pintar menjaga diri sendiri seperti tidak banyak beraktivitas di luar rumah.” ungkapnya.

Penulis : (yah)
Editor : (rhs)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!