PuisiSastra

Berlari Dikejar Durasi

Senja tersenyum malu di balik tembok baja
Wajahnya merona tertutup polusi udara
Ia bergegas pergi sebelum gelap menyelimuti
Berlari dikejar durasi.
Waktu terus berdetak; detik demi detik

Hujan teknologi kian deras,
Arus modernisasi menerjang tanggul pembatas.
Dunia maya semakin asik
Dunia nyata hilang daya tarik,
Nurani terusik.

Pemuda baiknya pandai mawas diri
Katanya melek teknologi,
Tapi nyatanya gagap literasi.
Yakin siap dapat bonus demografi?

Tikus curut memintal benang kusut
Pemuda jangan hanya menuntut
Ikutlah sebagai pengusut
Jangan emosi saja yang disulut

Ayolah!

Taruh dulu gawainya.
Saatnya yang muda yang peka
Persoalan bangsa tidak akan selesai dengan berkicau di linimasa.

Penulis : Safina Riski

 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Check Also

Close