ArtikelOpini

Bahaya MSG Bagi Kesehatan

Monosodium glutamat (MSG) atau yang sering disebut oleh generasi sekarang sebagai micin, adalah garam natrium dari asam glutamat yang merupakan salah satu asam amino non-esensial paling berlimpah dan terbentuk secara alami. Asam glutamat ini sendiri adalah salah satu asam amino yang biasanya ditemui dalam berbagai protein. Glutamat membuat molekul-molekul dari makanan melekat lebih kuat di lidah. Molekul makanan tersebut akan dibaca oleh reseptor rasa di lidah sebagai rasa yang lebih kuat juga.

Di kalangan ilmuwan sendiri, glutamat disebut sebagai umami. Penyebutan umami ini untuk rasa kelima, selain manis, asin, pahit, dan asam. Sebenarnya, glutamat tidak memiliki rasa, namun bisa meningkatkan rasa lain dan menambahkan rasa gurih. MSG banyak ditemukan pada masakan yang memiliki rasa asin, makanan cepat saji, minuman bersoda, dan berbagai jenis makanan lainnya untuk memperkuat dan meningkatkan cita rasa masakan.

Berdasarkan riset, MSG dapat merusak nafsu makan seseorang dengan merusak jaringan otak yang bertugas untuk mengendalikan nafsu makan. Rasa penguat yang ditimbulkan dapat menyebabkan seseorang ketagihan luar bisa pada makanan yang mengandung MSG.

Meskipun MSG memiliki kemampuan untuk  menambah cita rasa makanan, perlu diwaspadai dampak mengonsumsi MSG secara berlebih karena bisa berakibat buruk bagi kesehatan tubuh. Dampak mengonsumsi MSG dalam jangka panjang terbukti bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan obesitas. Namun, secara ilmiah untuk diabetes hal ini belum terkonfirmasi. MSG telah digunakan sebagai aditif makanan sejak lama dan bisa menimbulkan dampak yang berbahaya bagi tubuh bila digunakan secara berlebih, seperti:

  1. Berkeringat
  2. Detak jantung yang cepat
  3. Kulit menjadi merah
  4. Mati rasa, kesemutan atau rasa terbakar di bagian tubuh tertentu, misalnya leher dan wajah
  5. Mual
  6. Nyeri dada
  7. Sakit kepala
  8. Tekanan atau rasa kencang pada wajah
  9. Tubuh menjadi lemas

Penggunaan MSG dalam makanan sebaiknya tidak digunakan secara berlebihan bahkan akan lebih baik jika tidak menggunakannya pada masakan. Penyedap rasa alami pengganti MSG, seperti tomat, kecap asin, jamur, kecap ikan, sawi putih, dan lain-lain dapat digunakan untuk menciptakan cita rasa alami pada makanan.

Penulis : Rasmauli Aprianita Nainggolan

Editor : Royan Dwi Saputra

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *