Artikel

Bahasa dan Citra Dunia

Pernahkah Anda membayangkan dunia tanpa bahasa? Atau bagaimana cara Anda mengungkapkan perasaan kepada orang lain apabila tidak ada bahasa? Barangkali tidak ada kehidupan seperti yang saat ini kita jalani apabila tidak ada bahasa.

Bahasa merupakan unsur terpenting dalam membangun sebuah komunikasi. Bahasa menunjukkan sisi keunikan manusia yang dapat membedakannya dengan makhluk hidup lainnya. Bahasa menjadi wujud ungkapan dari apa yang kita lihat dan rasakan.

Bahasa lahir dengan sendirinya bukan diciptakan berdasarkan kaidah ilmiah layaknya penemuan mesin-mesin teknologi. Budayalah yang melahirkan suatu bahasa karena bahasa terbentuk melalui suatu kebiasaan yang terus menerus berkembang hingga saat ini. Melalui Bahasa, manusia akan berkembang kemampuannya dalam berpikir. Karena bahasa dan pikiran itu ialah satu kesatuan.

Hal tersebut dapat terbentuk karena dalam berbahasa seseorang akan membentuk suatu pola kata yang akan diucapkan, rangkaian pola tersebut telah terbentuk dalam pikiran seseorang sebelum ia mengungkapkannya.

Seorang filsuf Jerman, Ludwig von Wittgenstein, mengatakan “Batas bahasaku adalah batas duniaku”. Dari kutipan tersebut kita dapat menangkap bahwasannya kemampuan berpikir seseorang sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam berbahasa.

Semakin banyak seseorang mengenal bahasa lain di luar bahasa yang ia gunakan maka pemikiran atau wawasannya terhadap wilayah dan juga kepribadian orang lain akan terbuka.

Keterbukaan diri kita dalam mengenal orang lain melalui bahasa akan mengajak kita untuk memahami mereka lebih dekat sehingga tidak menutup kemungkinan bagi kita untuk melihat dunia dengan sudut pandang  yang berbeda dan lebih dalam.

Pemahaman seperti ini perlu kita coba terapkan dalam menatap dunia dari segi bahasa. Apabila tidak ada bahasa pengetahuan akan mengendap dalam diri seorang saja, adanya pengetahuan seperti saat ini terbentuk melalui pertukaran pandangan seseorang dalam menyikapi sesuatu.

Sebagai contoh kita dapat mengetahui bumi bentuknya bulat dan bulat itu seperti apa, hal tersebut dapat kita bayangkan media yang digunakan dalam penggambaran tersebut ialah bahasa. Sehingga tanpa adanya bahasa  pengetahuan tidak akan berkembang seperti saat ini.  Dalam hal ini, jelas bahwa bahasa memiliki peran penting dalam membentuk citra dunia di benak seseorang.

Penulis : Febri Anastasia
Editor : Nurma Afrinda Prandansari

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *