Berita

Aliansi BEM SS : Satu Dibungkam Seribu Melawan

PALEMBANG, GELORASRIWIJAYA.CO – Aksi evaluasi 3 tahun Jokowi-JK yang dilakukan oleh Aliansi BEM(Badan Eksekutif Maqhasiswa) Sumatera Selatan,dimulai dari Museum Sultan Mahmud Badarudin II menuju bundaran air mancur Palembang. Aksi ini diikuti Mahasiswa Universitas Sriwijaya, Universitas Bina Husada, Universitas IGM, Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Kesehatan, dan STIK Siti Khodijah. Rabu, (25/10).

Aliansi BEM Sumatera Selatan menuntut pihak kepolisian membebaskan aktivis mahasiswa yang ditahan dan dijadikan tersangka dalam aksi evaluasi 3 tahun Jokowi-JK 20 Oktober 2017 di Istana Negara,menuntut pemerintah menghentikan krimininalisasi terhadap aksi demonstrasi mahasiswa,serta mendesak Presiden Jokowi Widodo merealisasikan janji kampanye dalam tuntutan pembangunan Pro-Rakyat.

Menurut Rahmat Fahrizal,Aliansi BEM Sumatera Selatan ,“Saatnya melakukan evaluasi besar-besaran terhadap pemerintahan. Kami melihat pemerintahan saat ini tidak menjalankan sesuai porsinya. Ini momentum kita untuk mencuatkan sebuah ide besar reformasi jilid dua. Kami juga mengultimatum Polda Metro Jaya untuk membebaskan aktivis yang ditangkap, apabila tetap tidak dibebaskan maka akan terjadi aksi besar-besaran diseluruh Indonesia.” ujarnya.

Aksi evaluasi perlu dilakukan agar pemerintah dapat menepati janjinya,“Aksi Evaluasi 3 Tahun Jokowi-JK itu sangat perlu dilaksanakan, karena berhubungan dengan ketidakstabilan dan buruknya kondisi negara. Disaat ini pemerintah juga harus terbuka matanya terutama mata hatinya bahwa yang dicanangkannya belum sesuai dengan janjinya dan yang terpenting agar pemerintah tahu bahwa Indonesia punya rakyat yang belum sejahtera walau diberi sepeda.” ujar Nurlia Hasifah mahasiswa yang mengikuti aksi.

Penulis : (jpw)
Editor : (tkn)

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!