Artikel

Akun Curhat Mahasiswa, Menjadi Wadah Informasi hingga Tempat Utarakan Perasaan

Dari sekian banyak kampus yang terdapat di Indonesia, sudah marak sekali akun sosial media curhat mahasiswa yang terbentuk di masing-masing kampus. Tujuan dari masing-masing akun tersebut dapat dikatakan sama, yakni seringkali digunakan sebagai wadah bertukar informasi antar mahasiswa, baik dalam kampus, maupun antar kampus.

Tak hanya mahasiswa, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) juga dapat mengirimkan tulisan ke akun curhat mahasiswa, yang paling sering mengirimkan tulisan ialah siswa-siswi kelas dua belas. Mereka yang mengidolakan kampus impiannya akan mengeruk informasi kampus tersebut dengan mengirimkan pertanyaan melalui akun curhat.

Selain dijadikan alat untuk bertukar informasi, akun curhat ini juga menjadi tempat mahasiswa untuk mengungkapkan emosinya, seperti sindiran kepada teman, keluh-kesah masalah perkuliahan, bahkan digunakan oleh beberapa mahasiswa sebagai media untuk mengutarakan perasaannya kepada orang yang ia sukai.

Di samping fungsi-fungsi yang telah disebutkan, akun curhat juga menjadi sarana yang murah-meriah untuk memasang iklan, hampir setiap hari di kolom percakapan terdapat iklan-iklan usaha mahasiswa terbaru yang dikirim oleh admin. Isi tulisan mahasiswa di akun curhat ini cenderung santai, bahkan lebih sering berupa pertanyaan kepada mahasiswa lain yang harapannya dibaca dan dijawab di kolom komentar.

Pada hari-hari tertentu, beberapa akun curhat menerima tulisan bertema, hanya saja istilah yang digunakan berbeda-beda. Seperti akun Curhat Anak Unsri yang setiap malam jumat hanya menerima curhatan horror dengan tanda pagar (tagar) #CAUhoror, sedangkan akun Draft SMS Mahasiswa memasang tagar #DrakorDSM.

Ada beberapa cara agar tulisan-tulisan penulis di-repost oleh admin akun curhat, yaitu tulisan harus sesuai dengan format yang telah ditentukan. Setiap isi tulisan yang akan direpost oleh akun curhat memiliki kualifikasi yang harus dipenuhi, seperti tidak boleh mengandung unsur-unsur SARA dan provokasi, apabila mengandung hal tersebut maka tulisan tidak akan di-post oleh admin akun.

Penulis: Fahrur Rozi

Editor: Dinar Wahyuni

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *